Haii sobat winnie the pooh dan sang chocoholic.. kalian tahu nggak siapa Winni2 The Pohh??             Winnie The Pooh adalah si beruang madu pembawa motivasi-motivasi bijak yang ingin selalu menyenangkan hati sahabat-sahabatnya, dengan coklat-coklat yang di kemas rapi dalam bungkusan senyum senyum manis dan hangat.Winnie the pooh sangat mendunia di kalangan anak-anak tapi jangan salah loh, kaum remaja juga tak lepas dari kecintaannya akan karakter beruang lucu ini dan tanpa di sadari beruang ini memberikan segudang motivasi-motivasi untuk kita aplikasikan dalam kehidupan sobat remaja… Hhmmmm, kali ini si beruang lucu itu tidak akan mengulas, batangan coklat, coklat senyum, coklat cinta, coklat bijak ataupun kehangatan coklat namun ia akan mengorek-ngorek cerita manis pahit hidup seseorang.. eitss, manis pahit itu apa yah?? Coklat juga kan!!!             Ok ok ok, wahai pujangga setia coklat, sebut saja ia Winnie dan coco...             Awal lembarannya, winnie hanyalah seorang gadis yang di tinggal pergi first lovenya, sepeninggalan itu, ia memutuskan untuk menjajahi dunia baru, dunia tanpa ada bekas-bekas ruang dan kenangan tentang first lovenya lagi.. bertepatan itu pula, ia mulai memasuki masa-masa transisi dari perjalanan pendidikannya dimana ia mulai menduduki bangku SMA dan tentunya dengan lingkungan baru dan wajah-wajah yang baru pula. Tak tanggung-tanggung lagi, ia punya banyak teman-teman, seorang sahabat, namunada juga yang jahat, salah satunya adalah seorang senior yang sering mencari masalah dan belaga’ serem “hhooo, kePDan banget dia..” yuuuppp.... awalnya Winnie sangat membencinya namun masih ingatkan kata Bang Radja “Jangan benci bilang cinta, jangan marah bilang sayang” atau kata mba’ Geisha “Cinta dan Benci”.. itulah kalimat pasnya yang tengah membelenggu di hati Winnie begitupun sebaliknya..             Nah!! Itu pelajaran lebih lanjut untuk kalian semua.. “jangan membenci orang berlebihan karena bisa saja hal itu akan membuahkan cinta, sebaliknya jika kalian mencintai seseorang namun tak ada respon maka telebih dahulu buat ia jauh membenci anda” (hheee, manrasani na,,ngeekkk)..             Well,,, Winnie dan Coco pun jadian, awalnya sih bahagia namun seiring perkembangan informasi dan komunikasi tentang masa lalu, ternyata cerita cinta mereka adalah larangan dari masing-masing orang tua mereka dengan kata lain arang tua mereka sudah terjalin benci yang masih mengeras dan membatu sampai sekarang.. mmm..ini bukan sinetron ataupun cerita fiksi loh,,hal ini membuat Winnie dan Coco menjadi sedih. Tantangan cinta mereka terlalu berat terlebih ketika orang tua Winnie tahu mengenai hubungan itu, tak jarang Winnie mendapatkan perlakuan kasar dan keras dari kedua orang tuanya dan kakaknya, hingga hal itu menjadi lumrah.. namun Winnie tetap sabar dan berusaha memperthankan perasaanya.. seperti orang bijak mengatakan “hanya satu kata yang mewakili setiap permasalahan yaitu SABAR”.. ia yakin suatu saat nanti semua akan berubah menjadi baik selama Coco menjalani hubungannya dengan baik dan penuh kebaikan.. “Tetaplah berjalan di karpet kebenaran”, yahh, kebenaran itu susah di tebak, terkadang kita tak menyadari akan kebenaran itu namun kebenaran itu ada saat keyakinan kita sudah bulat. Ya ya ya yaa, meskipun demikian, hubungan mereka sesekali rusak lakasana kerang yang di ombang ambing gelombang air laut di hamparan tepi laut.. untung saja Cinta mereka begitu kuat samapai mereka mampu mempertahankan kisah mereka..             Di lembaran ke 535, Winnie di anggap gila oleh kakak dan ibunya, hal ini membuat Winnie jauh lebih kecewa namun Winnie terus berusaha bangkit dari keterpurukan itu tak lain berkat sahabat-sahabatnya serta kehadiran Coco yang selalu ada setiap Winnie jatuh ke dasaran logika dan ulasan air mata.. orang bijak juga sering mengatakan “sahabat adalah kebahagiaan yang tulus dan murni yang menciptakan keharmonisan cinta sejati”..  itulah arti penting yang dapat di jadikan landasan akan pentingnya kehadiran sahabat..             Hhmmmmm, di lembaran ke 562, Coco akan pergi meninggalkan Winnie untuk melanjutkan program studynya, dengan kata lain mereka akan berpisah untuk waktu yang belum di tentukan. Mereka hanya akan membuka bersama 25 lembaran lagi.. owwww,owww,owww.... Winnie hanya bisa berharap Coco akan kembali untuknya dan mengulas habis tantangan cerita mereka dan membuktikan bahawa ia serius dan ingin membahagiakan Winnie sampai mereka menghadap kepada yang kuasa.. kata orang bijak nih “Jauh karena sayang, dekat karena benci”.. so.. jauh dekat bukanlah penentu kelancaran suatu hubungan tapi komunikasilah yang menentukan dan yang paling menentukan adalah Allah SWT, ialah penentu atas segalanya..             mmmmmm... menurut kalian akankah kesetiaan coco dapat bertahan setelah ia pergi?? Mungkin nggak yah harapan Winnie dapat terwujud dan tidak membuahkan kekecewaan belaka?? Dapatkah Winnie dan Coco mempertahankan hubungan mereka yang terpisah oleh jarak dan waktu?? Dan pertanyaan paling penting nihh!! Ada pada lembaran keberapakah mereka sekarang???...     Cukup dulu yah cerita Winnie dan Coco,  tapii saya akan berusaha menjawab pertanyaan itu dan menyambung dan merangkainya dalam bentuk novel.. ini adalah suatu pembelajar saya menulis dengan merangkai kata untuk bisa menghasilkan suatu karya anak bangsa,,, hheeee*** Saya juga butuh cerita dari teman-teman kalian untuk bisa ku jadikan sumber dalam cerita selanjutnya,, semoga saya bisa.. 

Comments (0)